Radio90an.com – Setelah membahas topi komando, bucket hat, jaket windbreaker, hingga sepatu Docmart, kurang rasanya jika melengkapi gaya berbusana era 90-an tanpa menengok perlengkapan bawaan yang tak kalah ikonis. Di dekade 90-an, urusan membawa barang sehari-hari—mulai dari dompet, kunci rumah, kaset pita, hingga buku harian—sangat bergantung pada tren tas yang kompak dan penuh gaya.
1. Tas Ransel Mini Berbahan Kanvas & Kulit Sintetis (Mini Backpack)
Bagi para remaja putri dan mahasiswa di era 90-an, tas ransel berukuran kecil (mini backpack) menjadi alternatif yang jauh lebih stylish dibandingkan tas sekolah standar yang besar dan kaku.
“Dipopulerkan oleh berbagai bintang pop internasional dan sinetron lokal, tas ransel mini yang digantung di kedua bahu atau kadang sengaja disampirkan di satu bahu saja memberikan kesan feminin, gesit, dan sangat modis.”
Biasanya terbuat dari bahan kanvas warna-warni, nilon, atau kulit sintetis berwarna hitam legam, tas mungil ini cukup untuk memuat barang-barang esensial seperti dompet velcro, sisir lipat, dan bedak padat.
2. Tas Pinggang (Fanny Pack) yang Dilingkarkan di Dada atau Pinggang
Bagi anak muda cowok maupun cewek yang aktif bergerak, Fanny Pack (atau yang dulu lebih akrab disebut tas pinggang) adalah lambang kepraktisan gaya jalanan (streetwear).
-
Cara Pakai yang Bergeser: Meskipun dinamakan tas pinggang, tren anak gaul 90-an sering kali memutar posisinya ke bagian depan dada atau disampirkan miring menyilang (crossbody style) agar terlihat lebih keren saat naik motor atau jalan-jalan di mal.
-
Warna Neon & Motif Menarik: Sesuai dengan semangat era 90-an, tas pinggang ini kerap hadir dengan warna-warna terang mencolok atau motif geometris ala era 90-an awal.
3. Dompet Velcro (Velcro Wallet) Berbunyi “Kriet!”
Di dalam tas-tas mungil tersebut, tersimpan satu benda yang wajib dimiliki anak sekolah: dompet kain berbahan velcro dengan perekat berbunyi khas (kriet-kriet!) saat dibuka.
-
Dompet kain bermerek lokal maupun impor (seperti Rip Curl atau Quiksilver KW) menjadi tempat menyimpan uang saku, kartu pelajar, hingga foto polaroid teman dekat. Suara perekat velcro yang nyaring saat membuka dompet di kantin sekolah seolah menjadi penanda bahwa kita sedang membayar jajanan.
Kapsul Waktu Fungsionalitas Bergaya
Aksesoris tas dan perlengkapan harian di era 90-an membuktikan bahwa mode tidak hanya tentang apa yang melekat di badan, tetapi juga bagaimana kita membawa diri dengan praktis dan percaya diri. Setiap detail kecil dari tas ransel mini hingga dompet berbunyi velcro menyumbang kenangan manis tentang masa muda yang energik.

