• Whatsapp
  • Facebook
  • Twitter
  • Telegram
  • Copy
Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok Threads
    Subscribe
    • Home
    • News
    • Musik
    • Viral
    • Event
    • Nostalgia 90an
    • Video
    Home » Kilas Balik Genre Musik 90an, Dekade Paling Berwarna yang Bikin Rindu Setengah Mati
    Nostalgia 90an

    Kilas Balik Genre Musik 90an, Dekade Paling Berwarna yang Bikin Rindu Setengah Mati

    Radio90anBy Radio90anAugust 25, 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Radio90an.com – Kalau disuruh milih satu dekade paling ramai warna musiknya, banyak orang bakal langsung nunjuk era 90an. Bukan cuma soal lagu-lagu hits yang sampai sekarang masih enak didengar, tapi juga soal keberagaman genre yang bener-bener tumbuh bareng, tanpa ada satu aliran yang mendominasi banget. Yuk kita bedah satu-satu genre yang paling nempel di kepala anak 90an.

    Grunge, Suara Marah yang Jadi Ikon Sejagat

    Nggak bisa dipungkiri, grunge adalah salah satu genre paling ikonik dan berpengaruh di dekade ini. Lahir dari skena underground Seattle, grunge meledak ke mainstream lewat band-band kayak Nirvana, Pearl Jam, Soundgarden, dan Alice in Chains, dengan suara mentah dan lirik yang penuh kemarahan sekaligus keputusasaan, jadi representasi generasi muda yang ngerasa teralienasi. Album “Nevermind” milik Nirvana dengan lagu “Smells Like Teen Spirit” bahkan jadi semacam simbol perlawanan terhadap musik pop mainstream yang dianggap kelewat glamor waktu itu.

    Hip Hop yang Naik Kelas

    Di dekade ini juga, hip hop resmi masuk masa keemasannya, baik secara komersial maupun artistik, sampai bercabang jadi banyak sub-genre kayak East Coast boom-bap, West Coast G-funk, gangsta rap, sampai alternative hip hop. Nama-nama kayak The Notorious B.I.G. jadi legenda lewat lagu-lagu yang liriknya memukau dan ketukannya bikin nagih.

    Di Indonesia sendiri, hip hop dan rap juga nggak kalah semarak. Iwa K jadi nama yang paling identik sebagai pelopor genre ini, dan popularitasnya bahkan melahirkan proyek kolaborasi besar bertajuk “Pesta Rap” di penghujung 90an, yang ngumpulin banyak musisi rap Tanah Air dalam satu wadah.

    Pop, Sang Raja yang Nggak Pernah Turun  Takhta

    Meski grunge dan rock lagi naik daun, musik pop tetap jadi rajanya di banyak tempat, termasuk Indonesia. Deretan musisi pop, baik solo, duo, maupun band, seliweran di layar televisi, mulai dari Dewa 19, Base Jam, Java Jive, sampai Reza Artamevia. Di kancah internasional, girl group asal Inggris juga sukses mendefinisikan ulang wajah pop lewat lagu yang ceria dan penuh pesan “girl power”, membuktikan kalau pop tetap punya panggung sendiri di tengah gempuran genre lain.

    Rock, Metal, dan Sisi Lain yang Ikut Meramaikan

    Selain grunge, dunia rock 90an juga diramein sama gelombang Britpop dari Inggris, dengan band kayak Oasis yang bikin lagu melankolis tapi catchy jadi hit global. Di Indonesia, genre rock dan blues diwakili sama band legendaris kayak Slank, sementara metal punya jagoannya sendiri lewat Jamrud, Boomerang, dan Power Metal. Belum lagi ada warna reggae yang dibawa musisi kayak almarhum Imanez, bikin peta musik Tanah Air makin kaya.

    R&B yang Makin Emosional dan Personal

    Nggak ketinggalan, R&B juga mengalami evolusi besar di dekade ini, bergerak ke arah neo-soul lewat musisi-musisi yang berhasil mendorong genre ini ke wilayah emosional dan sonic yang baru. Warna R&B kontemporer ini jadi salah satu identitas kuat 90an, dengan lirik yang lebih dalam dan produksi yang terasa lebih personal dibanding dekade sebelumnya.

    Kenapa Semua Genre Ini Masih Kerasa Sampai Sekarang?

    Yang bikin 90an istimewa adalah keberagamannya, nyaris semua aliran musik dapet panggung dan kesempatan yang sama buat didengar dan disukai publik. Nggak heran kalau sampai sekarang, banyak musisi masa kini yang diam-diam nyomot elemen dari genre-genre 90an ini ke dalam karya mereka, menciptakan nuansa yang familiar tapi tetap kerasa segar buat generasi baru.

    Share this...
    • Whatsapp
    • Facebook
    • Telegram
    • Twitter
    • Linkedin
    • Pinterest
    lagu nostalgia Indonesia musikindonesia90an Nostalgia 90an radio90an
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleNgomongin Gaya Berpakaian Musisi 90an, Style yang Ternyata Nggak Pernah Mati
    Next Article Metallica di Lebak Bulus 1993: Malam Ketika Jakarta Ikut “Headbang” Sampai Rusuh
    Radio90an
    • Website

    Related Posts

    Radio Pemutar dan Mixtape Kaset: Romantisme Berbagi Musik di Era Sebelum Playlist Digital

    October 18, 2026

    Demam Vinyl dan Casette Tape: Mengapa Generasi Z Menggilai Musik Analog 90-an?

    October 18, 2026

    Demam Bluetooth, Infrared, dan Tukar Lagu MP3 di Sekolah: Ritual Berbagi Media Sebelum Ada WhatsApp

    October 18, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.