Radio90an.com – Bagi anak-anak yang melalui masa sekolah dasar di dekade 90-an, keseruan di kelas tidak hanya berhenti pada pelajaran di papan tulis. Jauh sebelum era gawai dan permainan digital interaktif, bagian paling mengasyikkan dari jam istirahat adalah membuka kotak pensil bersusun atau buku binder tebal untuk memamerkan koleksi stiker dan mainan kertas yang berlimpah.
Berburu dan Menukar Stiker Bertekstur Timbul
Mengoleksi stiker di masa itu adalah hobi serius yang membutuhkan strategi tawar-menawar yang gigih dengan teman sebaya.
“Sensasi mengupas stiker bertekstur beludru, stiker timbul yang berkilau jika terkena cahaya, atau stiker wangi buah yang manis, lalu menyimpannya rapi di dalam lembaran binder khusus adalah kebanggaan tersendiri.”
Beberapa hal paling ikonis dari tren mainan dan koleksi anak sekolah era 90-an meliputi:
-
Stiker Timbul dan Stiker Glitter: Stiker dengan lapisan plastik menggelembung yang berisi air atau gliter di dalamnya, menjadi barang tukar paling berharga saat jam istirahat.
-
Permainan Batu Kertas Gunting Karet & Kartu Bergambar: Mengadu kartu pahlawan super atau karakter kartun favorit di teras sekolah, di mana pemenangnya berhak membawa pulang kartu lawan.
-
Mainan Kertas Berbentuk Baju (Paper Doll): Lembaran kertas bergambar karakter anak perempuan lengkap dengan puluhan pakaian dan aksesoris kertas bersayap lipat yang digunting sendiri.
Harta Karun Kecil di Dalam Tas Sekolah
Budaya mengoleksi stiker dan mainan kertas di dekade 90-an bukan sekadar mengisi waktu luang, melainkan cara anak-anak membangun jejaring sosial pertama melalui hobi berbagi dan bertukar koleksi.
Kini, meskipun seluruh hiburan berpindah ke dalam format digital yang praktis, kenangan merawat lembaran binder penuh stiker wangi akan selalu menjadi arsip masa kecil yang paling berwarna.

