Radio90an.com – Dunia seni dan kebudayaan Indonesia tengah berduka mendalam. Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra, atau yang lebih akrab disapa Guruh Soekarnoputra, dikabarkan meninggal dunia pada usia 73 tahun. Putra bungsu dari Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, dan Fatmawati ini mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, Jakarta.
Mengenang Sosok Maestro Seni dan Budaya
Lahir di Jakarta pada 13 Januari 1953, Guruh Soekarnoputra dikenal luas bukan hanya sebagai politikus, tetapi terutama sebagai seorang seniman multitalenta yang mendedikasikan hidupnya untuk melestarikan dan mengembangkan seni budaya Nusantara.
Sepanjang hidupnya, ia telah menelurkan berbagai karya besar yang memadukan unsur musik tradisional dan modern, mendirikan kelompok kesenian legendaris Swara Maharddhika pada tahun 1977, serta melahirkan karya-karya monumental seperti album Guruh Gipsy dan lagu-lagu abadi yang dinyanyikan oleh musisi papan atas tanah air.
“Kepergian Guruh Soekarnoputra meninggalkan warisan seni dan kebudayaan yang sangat berharga bagi bangsa Indonesia; karya-karyanya akan terus hidup melintasi generasi.”
Warisan Abadi di Hati Masyarakat
Selain kiprahnya di dunia seni, almarhum juga aktif di dunia politik melalui PDI Perjuangan dan pernah lama berkhidmat sebagai wakil rakyat di parlemen. Kepergian sang maestro tentu meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga besar, kerabat, para seniman, serta masyarakat Indonesia yang mengenang dedikasi dan kecintaannya yang begitu besar terhadap budaya bangsa.

