Radio90an.com – kebangkitan jajanan Sekolah Dasar (SD) jadul yang dikemas ulang dengan sentuhan kekinian.
Di platform media sosial seperti TikTok dan Instagram Reels, konten berlabel
#Jajanan90an, #NostalgiaKuliner, hingga #KulinerJadul berhasil menarik perhatian puluhan juta penonton. Makanan dan minuman yang dulunya dijual di depan gerbang sekolah dengan harga ratusan rupiah, kini berubah menjadi produk kuliner favorit yang diburu anak muda di berbagai kafe, festival kuliner, hingga platform online.1. Jajanan Legendaris yang Kembali Menguasai Lidah Anak Muda
Beberapa jajanan khas 90-an yang dulunya sangat sederhana kini hadir kembali dengan variasi rasa dan tampilan yang lebih menarik:
-
Es Lilin & Es Goyang Kekinian: Es potong berbahan dasar santan atau susu yang dahulu dijajakan dengan gerobak dorong, kini hadir di pusat perbelanjaan (mall) dengan aneka rasa modern seperti matcha, tiramisu, hingga cookies and cream.
-
Cilok, Cilor, & Makaroni Telur Premium: Makanan olahan tepung tapioka dan telur khas depan gerbang SD kini disajikan dengan topping keju mozzarella, bumbu tabur barbeque, hingga saus mentai.
-
Cokelat Payung, Chiki Prikitiew, & Permen Yosan: Camilan kemasan era 90-an yang dahulu diburu demi hadiah stiker atau kuisnya, kini kembali diproduksi dan dijual dalam bentuk hampers nostalgia atau kemasan edisi khusus.
2. Mengapa Jajanan SD 90-an Begitu Viral di Era Modern?
Fenomena populernya kembali kuliner jadul ini didorong oleh beberapa faktor psikologis dan tren gaya hidup masa kini:
“Kuliner nostalgia (nostalgic food) memiliki daya tarik emosional yang sangat kuat. Makanan bukan sekadar pemuas rasa lapar, melainkan medium untuk memanggil kembali memori masa kecil yang penuh dengan kesederhanaan dan kebahagiaan.”— Kompas.com (“Alasan Kuliner Nostalgia Era 90-an Kembali Populer dan Digandrungi”)
-
Efek Comfort Food: Di tengah kesibukan dan tekanan kehidupan dewasa, menikmati jajanan masa kecil memberikan rasa nyaman (comfort) dan membawa ingatan kembali ke masa-masa sekolah yang bebas dari beban pikiran.
-
Kemasan Aesthetic untuk Media Sosial: Pelaku usaha kuliner masa kini sangat jeli memanfaatkan desain kemasan retro yang menarik untuk difoto. Momen unboxing jajanan jadul memberikan nilai estetika tersendiri untuk diunggah ke media sosial.
“Tren rekreasi rasa (flavor recreation) mengawinkan resep jajanan era 90-an dengan teknik penyajian modern. Hal ini membuat generasi tua bisa bernostalgia, sementara Gen Z mendapatkan pengalaman rasa baru yang unik.”— DetikFood (“Fenomena Jajanan SD Jadul yang Naik Kelas di Kafe Modern”)
3. Peluang Bisnis Ekonomi Kreatif Kuliner Nostalgia
Gairah anak muda terhadap hal-hal berbau 90-an membuka peluang bisnis baru yang sangat menjanjikan:
-
Kafe Bernuansa 90-an: Banyak kafe kekinian yang sengaja mengusung konsep interior rumah era 90-an—lengkap dengan pajangan komik jadul, TV tabung, dan menyediakan menu utama berupa jajanan pasar dan minuman saset era lampau.
-
UMKM & Hampers Nostalgia: Banyak pengusaha muda yang membuat paket hampers berisi gabungan aneka jajanan 90-an yang sangat laris manis sebagai hadiah ulang tahun, acara reuni, hingga bingkisan hari raya.

