Radio90an.com – Bagi anak-anak dan remaja laki-laki yang tumbuh di dekade 90-an, hobi mengumpulkan benda-benda unik sering kali melahirkan tren yang tak biasa. Salah satu aktivitas mengoleksi yang paling marak di kalangan anak sekolah dasar kala itu adalah mengumpulkan dan menukar bungkus rokok dari berbagai merek terkenal.
Berburu Bungkus di Tempat Umum
Kegiatan ini berawal dari kebiasaan anak-anak memungut atau meminta bungkus rokok kosong yang dibuang di tempat sampah umum, warung kopi, atau asbak rumah. Tentu bukan karena tujuan merokok, melainkan karena daya tarik visual dari desain grafis bungkus tersebut.
“Sensasi melipat kembali kardus bungkus rokok hingga pipih dan menyimpannya rapi di dalam buku tebal adalah kebanggaan tersendiri saat dipamerkan ke teman sebaya.”
Beberapa hal paling khas dari tren koleksi bungkus rokok masa itu meliputi:
-
Klasifikasi Berdasarkan “Kelas”: Bungkus rokok dikelompokkan berdasarkan tingkat kemewahan atau kelangkaannya, di mana merek-merek tertentu dengan warna metalik atau emboss emas dianggap sebagai “karton langka” yang bernilai tinggi.
-
Aksi Tukar-Menukar: Saat jam istirahat sekolah, anak-anak berkumpul untuk melakukan barter koleksi bungkus rokok, mirip seperti sistem tukar kartu permainan.
-
Membuat Kerajinan Tangan: Sebagian anak bahkan mengumpulkan dalam jumlah banyak untuk dilipat dan dianyam menjadi tirai hiasan pintu atau tempat pensil sederhana.
Hobi Unik Era Tanpa Gawai
Meskipun saat ini aktivitas tersebut dipandang sebagai hal yang tidak lazim bagi anak-anak, pada masa 90-an hal itu murni dianggap sebagai bagian dari permainan kreatif mengoleksi barang-barang bergambar menarik di tengah keterbatasan sarana hiburan.
Kini, kebiasaan berburu bungkus rokok kosong hanya tinggal cerita masa kecil yang mengundang senyum getir sekaligus tawa nostalgia akan kepolosan anak-anak tempo dulu.

