Radio90an.com – Bagi para remaja yang tumbuh di dekade 90-an, mencurahkan isi hati tidak dilakukan melalui kolom komentar atau status media sosial digital. Tempat paling aman untuk menyimpan segala rahasia, impian, dan kisah cinta monyet adalah sebuah buku harian (diary) berukuran sedang yang dilengkapi dengan kunci gembok kecil berwarna emas atau perak.
Menyimpan Rahasia di Balik Sampul Bergambar
Buku harian di era 90-an biasanya dibeli di toko buku atau lapak alat tulis sekolah dengan sampul bergambar estetis, mulai dari ilustrasi bintang idola, tokoh kartun favorit, hingga pemandangan alam yang romantis.
“Menulis di buku harian dengan ditemani alunan lagu dari kaset pita di kamar tidur menjadi ritual penutup malam yang paling menenangkan.”
Beberapa hal unik yang selalu menghiasi halaman buku harian masa itu meliputi:
-
Gembok Kecil: Pengaman utama berupa gembok mini dengan anak kunci tersembunyi agar tidak dibaca oleh saudara atau orang tua.
-
Tempelan Stiker Hologram: Menghias setiap sudut halaman dengan stiker koleksi yang berkilau dan berbau harum.
-
Hiasan Potongan Majalah: Menyelipkan potongan foto idola atau kutipan lirik lagu romantis di antara lembaran kertas.
Sahabat Setia di Masa Pertumbuhan
Buku harian berfungsi sebagai tempat curhat tanpa menghakimi. Di atas kertas bergaris tersebut, para remaja menuliskan hari-hari yang menyenangkan di sekolah, kekesalan kepada guru, hingga debaran jantung saat berpapasan dengan seseorang yang disukai.
Kini, meskipun tradisi menulis buku harian fisik telah tergantikan oleh aplikasi catatan di ponsel pintar, kenangan memutar kunci gembok kecil untuk membuka lembar-lembar curhatan masa lalu akan selalu menjadi harta karun nostalgia yang paling personal.

