Radio90.com — Ketika mendengar kata skinhead, banyak orang langsung membayangkan rambut botak dan sepatu boots. Namun, sejarah awal gerakan ini sebenarnya sangat jauh dari kesan negatif.
Subkultur skinhead lahir dari persatuan kelas pekerja dan kecintaan pada musik. Mari kita telusuri perjalanan sejarah subkultur yang ikonis ini!
Awal Mula Lahirnya Skinhead
Gerakan skinhead pertama kali muncul di Inggris pada akhir era 1960-an. Saat itu, anak-anak muda kelas pekerja (working class) merasa tidak cocok dengan gaya hidup kelompok hippies.
Selain itu, para pemuda ini sangat mengagumi gaya busana yang rapi. Mereka menggabungkan gaya kelas pekerja dengan budaya pemuda imigran asal Jamaika.
Para imigran Jamaika ini dikenal dengan sebutan Rude Boys. Dari interaksi budaya inilah, subkultur skinheadpertama kali terbentuk.
Ciri Khas Gaya Busana dan Musik
Anak-anak skinhead era awal sangat memperhatikan penampilan fisik mereka. Pakaian mereka mencerminkan identitas kebanggaan sebagai buruh pabrik dan pemuda jalanan:
-
Rambut Potong Pendek: Rambut dipotong sangat pendek agar praktis saat bekerja di pabrik.
-
Sepatu Boots Kerja: Mereka memakai sepatu boots merek Dr. Martens yang kuat dan tahan lama.
-
Kemeja dan Celana Jeans: Kemeja kotak-kotak merk Ben Sherman dan celana jeans Levi’s menjadi seragam khas mereka.
Selain gaya busana, musik menjadi pemersatu utama mereka. Mereka sangat menyukai irama musik Ska, Rocksteady, dan Reggae dari Jamaika.
Jadi, hubungan antara anak skinhead era awal dan warga kulit hitam Jamaika sangatlah erat.
Pecahnya Gerakan Skinhead
Memasuki akhir era 1970-an, kondisi ekonomi di Inggris mulai memburuk. Akibatnya, subkultur ini mengalami perpecahan yang sangat besar.
Beberapa kelompok disusupi oleh kepentingan politik ekstrem kanan. Namun, mayoritas skinhead tetap berpegang teguh pada akar sejarah mereka yang asli.
Oleh karena itu, muncul beberapa kelompok skinhead berdasarkan pandangan hidup mereka:
-
SHARP (Skinheads Against Racial Prejudice): Kelompok ini dibentuk untuk melawan rasisme dan menegaskan kembali akar budaya skinhead.
-
Trad Skinhead: Kelompok yang fokus mempertahankan gaya busana, musik ska, dan nilai-nilai asli era 60-an.
-
Oi!/Streetpunk Skinhead: Kelompok yang memadukan semangat kelas pekerja dengan aliran musik punk rock.
Perkembangan Skinhead di Dunia dan Indonesia
Seiring berjalannya waktu, gerakan subkultur ini menyebar ke seluruh belahan dunia. Pada era 1990-an, pengaruh budaya ini masuk ke Indonesia melalui kancah musik underground.
Anak-anak muda di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, dan Bali mulai mengadopsi budaya ini. Mereka membentuk komunitas dan memainkan musik ska, Oi!, serta hardcore.
Hingga saat ini, komunitas skinhead terus bertahan sebagai bagian dari keragaman subkultur anak muda. Sejarah membuktikan bahwa budaya ini lahir dari persaudaraan dan solidaritas kelas pekerja.
Apakah kamu memiliki lagu Oi! atau Ska favorit dari kancah skinhead lokal?

