Radio90an.com – Bagi anak-anak yang tumbuh besar di era 90-an, waktu luang sepulang sekolah atau akhir pekan selalu dipenuhi dengan berbagai kegiatan luar ruangan yang seru. Sebelum era gawai dan permainan virtual merajai keseharian anak-anak, daya tarik utama ada pada interaksi nyata dengan teman sebaya, salah satunya melalui ragam mainan tradisional dan camilan unik yang dijajakan di emperan toko atau oleh pedagang keliling.
Menguji Ketangkasan dengan Mainan Sederhana
Pusat hiburan anak-90an tidak memerlukan daya listrik yang besar atau layar resolusi tinggi. Kreativitas dan kebersamaan menjadi modal utama dalam memainkan berbagai mainan legendaris.
“Suasana sore hari di halaman rumah atau lapangan kampung selalu riuh dengan gelak tawa dan teriakan sorak-sorai anak-anak yang asyik bermain bersama.”
Beberapa jenis permainan dan barang koleksi yang menghiasi masa kecil meliputi:
-
Gasing Kayu dan Kelereng (Gundu): Menguji keahlian membidik dan memutar gasing dengan tali tambang di atas tanah lapang.
-
Gambar Sembur / Kartu Kuartet: Permainan tebak gambar atau adu tumpuk yang gambarnya menampilkan tokoh kartun populer dan jagoan laga masa itu.
-
Petasan Bawang dan Balon Tiup Plastik: Mainan penuh sensasi yang selalu berhasil memancing decak kagum sekaligus rasa tegang tersendiri.
Menikmati ‘Kuwaci’ dan Jajanan Sambil Berkompetisi
Sembiedy lelah bermain, saatnya menikmati camilan khas yang menjadi teman setia. Kuwaci (biji bunga matahari atau biji semangka kering yang diasinkan) dalam kemasan plastik kecil dengan gambar bapak berpeci menjadi primadona. Mengupas cangkang kuwaci dengan gigi secara cepat dan rapi sambil mengobrol atau menonton televisi adalah sebuah keahlian tersendiri yang dikuasai setiap anak 90-an.
Kini, meskipun bentuk permainan anak telah bergeser ke arah digital yang serba mandiri, kenangan berebut biji kuwaci dan serunya bermain di lapangan terbuka akan selalu menjadi bagian paling hangat dari memori masa kecil.

