• Whatsapp
  • Facebook
  • Twitter
  • Telegram
  • Copy
Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok Threads
    Subscribe
    • Home
    • News
    • Musik
    • Viral
    • Event
    • Nostalgia 90an
    • Video
    Home » Petualangan Penuh Strategi dalam Permainan Bentengan
    Mainan

    Petualangan Penuh Strategi dalam Permainan Bentengan

    Radio90anBy Radio90anSeptember 27, 2026No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Radio90an.com – Bagi anak-anak yang menghabiskan masa kecil di era 90-an, sore hari di lapangan kampung atau halaman sekolah tidak lengkap tanpa kehadiran permainan kelompok yang mengandalkan kecepatan lari dan strategi taktis. Salah satu permainan tradisional paling legendaris yang selalu berhasil memicu adrenalin adalah bentengan (atau sering juga disebut rebutan benteng).

    Menentukan Markas dan Pembagian Kelompok

    Permainan bentengan dimainkan oleh dua kelompok tanding yang masing-masing biasanya terdiri dari 4 hingga 8 orang. Setiap kelompok harus memilih sebuah objek tetap di lapangan terbuka—seperti tiang bendera, batang pohon besar, atau pilar tembok—yang bertindak sebagai benteng utama mereka.
    “Kemenangan dalam permainan bentengan bukan hanya ditentukan oleh siapa yang berlari paling cepat, melainkan bagaimana sebuah tim mengatur strategi pertahanan dan penyelamatan kawan yang tertawan.”
    Aturan dasar permainannya cukup sederhana namun menantang:
    • Menjaga Benteng: Setiap pemain harus siaga menjaga bentengnya agar tidak disentuh oleh anggota tim lawan.
    • Aturan Pengejaran (Pocut/Tertangkap): Pemain yang keluar lebih dulu dari benteng berhak mengejar dan “menandai” pemain lawan. Siapa pun yang keluar lebih awal dari benteng memiliki hak mengejar yang lebih kuat (pocin) dibandingkan lawan yang keluar belakangan.
    • Tawan-menawan: Jika seorang pemain disentuh oleh lawan yang keluar lebih dulu, maka ia dinyatakan sebagai “tawanan” dan harus berdiri di dekat benteng musuh.
    • Penyelamatan: Anggota tim yang masih bebas dapat membebaskan teman mereka yang tertawan dengan cara menyentuh tubuh sang tawanan, yang biasanya diselingi dengan kejar-kejaran seru di garis pertempuran.

    Gelak Tawa dan Solidaritas di Lapangan

    Suasana permainan bentengan selalu dipenuhi sorak-sorai, teriakan peringatan antar-anggota tim, dan deru napas terengah-engah. Permainan ini melatih kerja sama kelompok, kecepatan, ketangkasan, serta kejujuran dalam mengakui saat diri kita “tertangkap” oleh lawan.
    Kini, seiring dengan perubahan zaman dan semakin jarangnya anak-anak berkumpul di ruang terbuka sore hari, permainan bentengan perlahan menjadi kenangan masa lalu. Namun, semangat kebersamaan dan strategi di lapangan rumput tersebut akan selalu hidup sebagai bagian indah dari memori kolektif era 90-an.
    Share this...
    • Whatsapp
    • Facebook
    • Telegram
    • Twitter
    • Linkedin
    • Pinterest
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleMelompat Ria dalam Permainan Tali Karet
    Next Article Simbol Kebebasan dan Gaya Hidup: Menelusuri Populeritas Vespa di Era 90-an
    Radio90an
    • Website

    Related Posts

    Konsol Game Genggam (Handheld) 90-an: Dari Game Boy, Sega Game Gear, Hingga Tamagotchi yang Bikin Lupa Waktu

    October 19, 2026

    Sensasi Mengoleksi Komik Fisik 90-an: Dari Petualangan Kungfu ‘Paman Kwik’ Hingga Manga Seri Cantik

    October 18, 2026

    Koleksi Mainan Happy Meal McDonald’s 90-an: Berburu Figur Pop Kultur Favorit di Restoran Cepat Saji

    October 12, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.